Header

PINEAL THERAPY: PENYEMBUHAN DENGAN SUJUD PANJANG

February 10th, 2016 | Posted by admin_tsb in Artikel

PINEAL THERAPY: PENYEMBUHAN DENGAN SUJUD PANJANG
Oleh: Prof. Dr. Moh. Ali Aziz, M.Ag
Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya & Penulis Buku “60 Menit Terapi Shalat Bahagia”

“Sekali-kali jangan, janganlah kamu patuh kepadanya; dan sujudlah dan dekatkanlah (dirimu kepada Tuhan)” (QS. Al ‘Alaq [96]:19).

sumber gambar: http://www.mypinealgland.com/uploads/1/2/6/9/12698963/96925_orig.jpg

sumber gambar: http://www.mypinealgland.com/uploads/1/2/6/9/12698963/96925_orig.jpg

Ayat di atas mengingatkan Anda agar jangan sekali-kali mengikuti lintasan pikiran atau ajakan orang yang negatif, sebab setiap dosa akan mendatangkan penderitaan. Sebaliknya, Anda diperintah untuk bersujud dan lebih mendekat kepada Allah agar Anda mendapat bimbingan dan kebahagiaan.

Ayat ini tidak bisa dipisahkan dengan ayat-ayat sebelumnya yang menjelaskan pada setiap kepala manusia terdapat ubun-ubun (nashiyah atau frontal lobe) yang berisi sejumlah pusat neurotis yang merupakan pusat tertinggi di antara pusat-pusat konsentrasi, berpikir, dan memori. Menurut Prof. Muhammad Yusuf Sakr tugas frontal lobe adalah mengarahkan setiap keputusan manusia, apakah Anda akan berbohong atau jujur, memberi atau meminta, shalat atau tidak dan sebagainya. Bagian tulang depan tempat otak itulah yang Anda ratakan di tanah untuk bersujud. Otak Anda benar-benar anugerah Allah sebab ia menjaga dan mengendalikan semua fungsi organ tubuh dari berbagai gangguan termasuk penyakit.

sumber gambar: http://2.bp.blogspot.com/-RXDrgFmoBMg/U1kRdNyriwI/AAAAAAAAC7o/nGC0VY8Va1o/s1600/IMG-20140314-WA0039.jpg

sumber gambar: http://2.bp.blogspot.com/-RXDrgFmoBMg/U1kRdNyriwI/AAAAAAAAC7o/nGC0VY8Va1o/s1600/IMG-20140314-WA0039.jpg

Dalam otak Anda ada juga yang disebut pineal gland (kelenjar pineal) yaitu organ amat kecil seukuran beras (5-8 mm) berbentuk kerucut berwarna abu-abu kemerahan yang terletak di pusat otak, searah dengan titik di dahi antara dua mata, yang jika disambung maka akan berbentuk segitiga. Kelenjar inilah yang sering disebut “mata ketiga” atau “pusat jiwa” atau “indera keenam” karena kemampuannya menembus hal-hal metafisis dan spiritual. Semakin kuat indera ini, semakin mudah dan indah Anda berkomunikasi dengan Tuhan dan makhluk-makhluk lainnya. Kelenjar pineal dapat menghancurkan berbagai penyakit yang menyerang. Bahkan menurut Dr. Iftachul ‘ain Hambali (2011), otak Anda dapat menghasilkan lebih dari 50 macam obat alami yang tiga kali lebih hebat dari obat-obat sintesis. Kelenjar pineal ini berkembang sejak usia tiga bulan dan puncaknya pada usia 6 tahun.

       Kelenjar pineal terdiri dari sel-sel yang sangat peka terhadap cahaya. Oleh sebab itu, ia hanya bekerja memproduksi hormon melatonin dalam suasana gelap, lebih-lebih pada pukul 23.00-02.00. Pada waktu siang atau malam hari dengan lampu yang terang, mata yang terkena rangsangan cahaya akan melapor ke otak, lalu kelenjar pineal tidak bekerja maksimal. Oleh sebab itu, pekerja malam atau orang yang tidur dengan lampu menyala lebih rentan terkena kanker.

       Kelenjar pineal juga hanya bekerja jika hati Anda senang dan damai. Perasaan ikhlas, tidak mengeluh atas apapun keadaan dapat memacu kelenjar pineal untuk bekerja maksimal memproduksi hormon melatonin dalam jumlah yang besar. Hormon inilah yang dapat mengontrol dan mengendalikan hormon-hormon lain serta mengontrol seluruh proses biologis yang ada. Oleh sebab itu, kelenjar pineal tidak bekerja dengan baik ketika Anda sedang marah, kecewa, menyesali nasib, dendam dan sejenisnya. Semua emosi negatif itu mengurangi produksi hormon melatonin dan meningkatkan produksi hormon serotonin yang akan mengakibatkan penyempitan pembuluh darah dan berakibat pada jantung koroner dan stroke. Stres juga meningkatkan produksi hormon estrogen pada wanita yang menyebabkan kanker payudara.

       Sujudlah yang lama, sebab dalam otak Anda ada beberapa saraf yang tidak dimasuki darah yang sangat dibutuhkan untuk bisa berfungsi secara normal. Dalam posisi sujud, darah mengalir memasuki urat saraf dalam otak yang sedang menunggu aliran darah, ke paru-paru dan jantung. Dr. G. Sauer, ahli penyakit kulit dari Jerman dan Dr. M. Fisbein mengatakan ketegangan jiwa bisa mempengaruhi kualitas kulit dan kecantikan termasuk timbulnya jerawat.

       Anda harus secara rutin berkonsultasi dengan dokter, apalagi ketika sakit. Tapi, menurut pengalaman Lee Lipsenthal MD, berobat ke dokter tidak sepenuhnya mengatasi masalah. Lee Lipsenthal MD adalah direktur medis research institute di California selama tujuh tahun dan penulis internasional bidang kebugaran fisik dan ilmu kedokteran integratif. Lee Lipsenthal MD terkena kanker esophagus bawah dan menurut dokter yang menanganinya, usianya tinggal 18 bulan lagi. Istrinya, Kathy yang juga seorang dokter amat bereperan dalam proses penyembuhannya secara medis dan melalui yoga. Ia mengatakan, “Berdasar pengalamanku melawan kanker dan banyak panyakit yang menyerangku, saya menyimpulkan kesembuhan tidak cukup hanya dengan pil dan peralatan kedokteran yang canggih, tapi harus disertai perubahan mindset secara radikal. Antara lain dengan doa-doa afirmasi, yaitu pernyataan terima kasih dan senang atas semua pemberian Tuhan dan keyakinan akan kepastian kasih dan pertolongan dari-Nya.”

       Dia membenarkan adanya God Spot atau Titik Tuhan (oleh Dr. Vilayanur Ramachandaran) yang secara teknis merupakan angular gyrus kanan dan bagian otak temporal kanan belakang. God Spot merupakan pusat spiritual otak yang membawanya kepada pangalaman luar biasa, keindahan berpisah dengan raga dan bermesra dengan Tuhan. “Jika God Spot ini kita sentuh, maka kita akan merasakan pengalaman baru yang amat menyenangkan. Mungkin saja God Spot tempat tangan Tuhan untuk kita.”

       Lee Lipsenthal MD juga menyarakan, “Lakukan meditasi 5-10 menit dua kali sehari agar Anda lebih mudah mengontrol otak. Meditasi itu membantu mengurangi penderitaan akibat semakin banyaknya harapan duniawi. Bahagia adalah sebuah pilihan. Nikmatilah apa yang ada, bukan apa yang seharusnya ada atau yang mungkin ada.”        Ibrahim El-Fiky (2011) mengatakan setiap hari Anda menghadapi lebih dari 60.000 pikiran. Anda harus mengarahkannya. Jika Anda arahkan kepada hal positif, maka 60.000 pikiran tersebut akan keluar dari memori ke arah positif yang membuat Anda optimis, riang, produktif dan sangat bahagia.

       Potensi otak yang menakjubkan di atas dapat Anda peroleh ketika Anda sujud panjang yang disertai doa afirmasi yang membuat Anda sangat riang, karena merasa dekat dengan Allah dan mendapat jaminan dari-Nya untuk penyelesaian masalah Anda. Ketika Anda bersujud, yang berarti tidak ada lagi cahaya di depan mata Anda dan pada saat yang sama hati tenang dan damai, maka kelenjar pineal akan bekerja maksimal yang amat menentukan kesehatan dan kesembuhan Anda.

       Sujudlah selama dua menit pada setiap sujud pada shalat pagi dan malam hari, maka Anda bisa mengontrol 60.000 pikiran dalam otak Anda dan memperoleh kedahsyatan pengaruhnya untuk kesehatan Anda, melebihi pengaruh yoga seperti yang dilakukan Lee Lipsenthal, disamping Anda mendapat cinta yang lebih dari Allah. Lebih-lebih Anda kerjakan tengah malam waktu puncaknya kerja kelenjar pineal. Perbanyak doa afirmasi daripada doa permintaan sebagaimana doa Nabi Ayyub AS ketika sakit, “Aku benar-benar sakit, tapi Engkau Tuhan yang Paling Pengasih dari semua pengasih.” (QS. Al Anbiyak [21]: 83). Atau dalam bahasa yang lain, “Engkau pasti menyanyangi aku, dan tidak mungkin Engkau membiarkan aku tanpa kasih-Mu dalam mengatasi penyakitku.”

       Dalam sujud panjang itu, ucapkan doa sujud yang baku dari Nabi SAW, lalu sampaikan dalam hati (tidak boleh diucapkan) doa afirmasi berikut ini, “Wahai Allah, aku bersujud untuk berterima kasih dan sangat senang atas semua pemberian-Mu, yaitu ……. (sebutkan satu persatu nikmat Allah yang telah Anda terima). Wahai Allah, aku ikhlas dan tidak sedikitpun mengeluh atas apapun penyakit yang aku rasakan. Aku juga ikhlas dan tidak mengeluh berapapun rizki yang Engkau berikan kepadaku. Aku ikhlas dan tidak mengeluh atas apapun yang hilang dari tanganku. Aku pasrahkan hidup-mati, sehat-sakit, kaya-miskin, sukses-gagal dan segalanya kepada-Mu. Terserah Engkau, sebab aku yakin (x3) semua keputusan-Mu pasti (3) yang terbaik untukku. Dengan kepasrahanku, aku yakin Engkau akan mengambil alih penyelesaian masalahku.”

       Berobatlah, shalatlah dengan sujud panjang, bersenanglah dan raihlah kesembuhan dan kesehatan Anda.

            Referensi: (1) Prof. Dr. Moh. Ali Aziz, M.Ag, 60 Menit Terapi Shalat Bahagia, UIN Sunan Ampel Press, Surabaya, cet X, 2015. (2) Lee Lipsenthal MD, Enjoy Every Sandwich, Nikmati Hidup Setiap Hari Seolah Hari Terakhir Kita, Terj. FX Supri Harsono, PT. Gramedia, Jakarta, 2012. (3) Dr. Iftachul ‘ain Hambali Sp. THT, Islamic Pineal Therapy, penerbit Prestasi, Jakarta, cet. I, 2011. (4) Prof. Dr. HM Amin Syukur MA, Sufi Healing, Penerbit Erlangga, Jakarta, 2012 p. 87. (5) Dr. H. Harjani Hefni, MA, The Seven Islamic Daily Habits, Pustaka Ikadi, Jakarta, Cet. VI, 2013 p. 197. (6) Dr. H. Achmad Zuhdi DH, M.Fil, Terapi Qur’ani, Tinjauan Al Qur’an Al Hadits dan Sains Modern, Imtiyaz, Surabaya, cet. I, 2015 p. 285. (7) Ibrahim Elfik-y, Dr, Quwwat al-Tafkir, Terj. Khalifurrahman Fath dan M. Taufik Damas, Terapi Berpikir Positif, Penerbit Zaman, Jakarta, Cet IX, 2011. (8) Prof. Dr. HM Amin Syukur MA, Kuberserah, Kisah Nyata Survivor Kanker Yang Divonis Memiliki Kesempatan Hidup Hanya Tiga Bulan, Penerbit Noura Books (PT. Mizan Publika), Jakarta Selatan, 2012, cet. II. (9) Masaru Emoto, The Secret Life of Water (Menguak Rahasia Mengapa Air Dapat Menyembuhkan), terj. Susi Purwoko, Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2006, cet.

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 You can leave a response, or trackback.

10 Responses



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *