Header

UNTUK TUAN JURAGAN

February 23rd, 2013 | Posted by admin_tsb in Artikel

UNTUK TUAN JURAGAN

Oleh: Prof Dr Moh Ali Aziz, M, Ag
Penulis Buku 60 Menit Terapi Shalat Bahagia

Sekalipun sudah empat kali saya menulis untuk memberi apresiasi kepada para pembantu rumah tangga, saya masih belum puas, dan perlu menulis sekali lagi. Jum’at pagi (1-2-13) itu, ada sekitar 30 puluhan pendengar acara Syiar Pagi Radio El-Victor yang meminta kiriman buku “60 Terapi Shalat Bahagia.”  75 % di antara mereka tinggal di perumahan mewah di Surabaya dan sekitarnya. Saya bersyukur, berarti semakin banyak orang kelas atas yang haus kajian Islam.

Menjelang shalat isyak, beberapa mahasiswa yang saya beri tugas mengirim buku melaporkan beberapa kesulitan pengirima. Bukan karena lokasinya, tapi prosedurnya.  Saat itulah saya sadar bahwa dugaan saya tentang kelas atas yang haus agama salah. “Maaf mas, di sini tidak ada nama Sarmini. Yang ada hanya tuan Beny dan nyoya Monica,” bentak penjaga keamanan kepada pengantar buku. Begitulah kisah Faid, salah satu pengantar buku. Rupanya petugas keamanan tidak tahu bahwa di dalam rumah bertingkat bergaya Eropa itu ada Sarmini,  pembantu yang baru mulai kerja sebulan sebelumnya. Wanita asal Bojonegoro itu setiap pagi merawat taman luas di halaman rumah sambil mendengarkan Syiar Pagi di radio melalui handphonenya. Setelah diyakinkan oleh Faid, barulah penjaga keamanan mengijinkan Sarmini untuk menerima buku pesanannya melalui lubang kecil di pintu pagar. “Maaf mas, kurang sopan, saya menerima buku melalui lubang pagar. Semata-mata karena saya tidak diijinkan keluar kecuali atas perintah majikan,” kata Sarmini melalui SMS setelah Faid sampai di rumah.

Kisah di atas disebutkan semata-mata untuk mengepresiasi para pembantu rumah tangga yang menyimpan uang sedikit demi sedikit untuk membeli buku agama. Ia tidak mau berpisah dengan Allah, sekalipun ia berpisah dari keluarganya di kampung, dan berpisah dari lingkungan perumahan tempat ia bekerja. Andai ia diijinkan pulang sendirian, ia pasti tidak tahu harus kemana pergi, karena memang tidak pernah diijinkan keluar rumah.

Rumah-rumah mewah tanpa pembaca Al Qur’an di dalamnya, sejatinya adalah kuburan. Rumah seperti itu memang bagai istana, tapi sebenarnya merana. Rumah tanpa shalat di dalamnya adalah ruang gelap, sekalipun sekian wat lampu gemerlap. Bau rumah menjadi busuk jika penghuninya tidak shalat dengan khusyuk. Nabi SAW bersabda, “Perumpamaan orang beriman yang membaca Al Qur’an seperti buah jeruk: harum baunya dan enak rasanya.” (HR Bukhari Muslim dari Abu Musa Al Asy’ary r.a). Betapa harum rumah itu karena wanita pembantu di dalamnya membaca Al Qur’an dengan suara sayup-sayup di pojok rumah sang juragan pada jam istirahat yang singkat.

Nabi SAW juga bersabda, “Perumpamaan rumah tanpa dzikir dan rumah penuh dzikir adalah seperti perumpamaan antara kehidupan dan kematian.” (HR Bukhari Muslim dari Abu Musa Al Asy’ary r.a). Betapa pembantu rumah itu meniupkan roh kehidupan di rumah sang juragan yang karena kesibukannya kurang dzikirnya kepada Allah.

Nabi SAW bersabda lagi, “Nawwiruu manaazilakum bis-shalaati wa qira-atil Qur’an/ cahayailah rumahmu dengan shalat dan bacaan Al Qur’an.” (HR Al Baihaqi dari Anas r.a). Betapa pembantu rumah yang shalat dan membaca Al Qur’an itu telah menerangi rumah yang “gelap” karena jarang ditempati majikan, yang lebih banyak waktunya di luar rumah daripada menikmati tempat tidurnya yang mewah.

Kepada para juragan, saya berbisik lembut di telinga kanan Tuan, “Gan, jika Tuan dan keluarga sukses, sangat besar kemungkinan karena jasa spiritual para pembantu tuan.” “Gan, sangatlah bijaksana Tuan membayar mahal atau menanggung sekolah anak-anak mereka, karena mereka peniup “roh kehidupan” Tuan. “Gan, ketika Tuan kelelahan menghitung uang, mereka memberkahi rumah Tuan dengan shalat dan membaca Al Qur’an.” Terimakasih Gan, insya-Allah minggu depan saya akan berbisik lagi di telinga kiri Tuan.

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 You can leave a response, or trackback.

4 Responses



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *